![]() |
ilustrasi pribadi |
Allah SWT
telah mengisyaratkan keistimewaan waktu ini dalam firmanNya: "Dan pada sebagian malam hari, shalat
tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu
mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra': 79). Ayat
ini menunjukkan bahwa mereka yang beribadah di waktu malam akan mendapatkan
derajat yang tinggi di sisi Allah.
Diuraikan dari
https://muslim.or.id/, Rasulullah saw. bersabda: "Rabb kita turun ke langit dunia pada
sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepadaKu,
pasti Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, pasti Aku beri. Dan siapa
yang memohon ampun kepadaKu, pasti Aku ampuni.’" (HR. Bukhari
dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa sepertiga malam adalah waktu yang penuh
keberkahan dan pengabulan doa.
Dalam
kehidupan, setiap manusia memiliki tantangan dan ujian. Kemenangan sejati bukan
hanya soal keberhasilan materi, tetapi juga tentang ketenangan jiwa, kebahagiaan,
dan keberkahan hidup. Kebiasaan bangun di sepertiga malam, kita menjemput
takdir kemenangan melalui doa, istighfar, dan munajat kepada-Nya.
Para
salafush shalih sangat menjaga ibadah di waktu malam. Umar bin Khattab ra.,
misalnya, sering menangis dalam tahajudnya, memohon kepada Allah agar tetap
istiqamah dalam kebaikan. Kisah-kisah mereka menjadi bukti bahwa kemenangan
sejati berawal dari hubungan yang kuat dengan Allah.
Sepertiga
malam juga merupakan waktu terbaik untuk mengoreksi diri. Hati menjadi lebih
tenang dan pikiran lebih jernih dalam mengambil keputusan hidup. Bagi seorang
muslim yang ingin meraih sukses, baik dalam bisnis, akademik, maupun kehidupan
sosial, bangun di sepertiga malam menjadi kunci utama. Berdoa dengan penuh
keyakinan akan membuka pintu keberkahan dan memudahkan segala urusan. Allah
menjanjikan keberkahan bagi orang yang beribadah di waktu malam karena waktu
malam adalah waktu istimewa bagi doa yang mustajab.
Dalam
kehidupan modern yang penuh kesibukan, banyak orang merasa sulit bangun di
sepertiga malam. Namun, jika ada kesungguhan dan niat yang kuat, maka Allah
akan memudahkan langkah kita. Memulai dengan kebiasaan sederhana, seperti tidur
lebih awal dan memasang alarm, dapat membantu seseorang merutinkan qiyamul
lail. Keistimewaan sepertiga malam bukan hanya dalam bentuk dikabulkannya doa,
tetapi juga menjadi sarana untuk membersihkan hati dari penyakit spiritual.
Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa, dan waktu malam adalah
momen terbaik untuk memohon ampunan Allah.
Banyak tokoh
besar dalam sejarah Islam yang meraih kemenangan karena mereka menjaga salat
malam. Salah satunya adalah Sultan Salahuddin Al Ayyubi, yang tidak hanya
dikenal sebagai panglima hebat, tetapi juga seorang hamba Allah yang tekun
beribadah di malam hari. Berikutnya enyang Habibie, manusia jenius milik
Indonesia. Beliau dikenal sebagai
sosok yang rajin puasa sunnah Senin-Kamis. Tak hanya itu, Habibie dikenang
sebagai pejabat yang kerap bangun di sepertiga malam untuk salat tahajud. (https://nasional.sindonews.com/)
Mereka yang
menjadikan sepertiga malam sebagai rutinitas akan merasakan perubahan dalam
hidupnya. Keikhlasan dalam beribadah akan membentuk karakter yang lebih sabar,
tawakal, dan optimis menghadapi kehidupan.
Setiap
kemenangan sejati berasal dari pertolongan Allah. Maka, bagaimana mungkin
seseorang mengharapkan kesuksesan tanpa meminta kepada-Nya? Sepertiga malam
adalah waktu terbaik untuk menyerahkan diri kepada-Nya dan menjemput takdir
kemenangan yang telah Dia tetapkan. Dalam dunia yang penuh persaingan ini,
banyak orang berlomba-lomba mencari cara meraih sukses. Namun, tidak semua
menyadari bahwa kesuksesan terbesar justru dimulai dari hubungan yang kuat
dengan Allah. Inilah esensi menjemput takdir kemenangan di sepertiga malam.
Maka,
marilah kita manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita
menjadi orang yang menyesal di akhirat karena telah menyia-nyiakan kesempatan
untuk dekat denganNya. Bangun di sepertiga malam bukan hanya tentang ibadah,
tetapi juga tentang membangun kehidupan yang lebih baik. Mereka yang istiqamah
dalam salat malam akan merasakan kehidupan yang lebih tenang, berkah, dan
dipenuhi rahmat-Nya.
Pada
akhirnya, menjemput takdir kemenangan di sepertiga malam bukan sekadar teori,
tetapi harus menjadi bagian dari kebiasaan hidup kita. Semoga Allah memberikan
kita kekuatan untuk melaksanakan qiyamul lail dan menjadikan kita
hamba-hamba-Nya yang beruntung di dunia dan akhirat.
Komentar
Posting Komentar